Senin, 09 Juli 2012

Tentang Korea


SEJARAH SINGKAT KOREA

Pra sejarah semanjung korea dan berdirinya kerajaan-kerajaan pertama.
  Prasejarah Korea.
Masa prasejarah korea dimulai sekitar 700.000 tahun yang lalu dengan di mulainya zaman paleolitik dengan ditemukanya peralatan dari batu dan alat-alat dari tulang. Msayarakatnya hidup berkelompok, berburu dan hidup berpindah-pindah. Hasil peninggalanya adalah jumeok dokki( kapak tangan), geulggae ( pengahlus sisi batu). Zaman neolitik pun mengantikkan zaman paleotik, zaman ini terjadi sekitar8.000 tahun yang lalu, dimana masyarakatnya sudah mengenal system kesukuan dan egaliter. Hasil peninggalanya adalah  ditsalmunui togi( tembikrar pola sisir), ppyeo baneul( jarum tulang ). Sisa-sisa peninggalan ini bisa di temukan diseluruh semanjung korea terutama daerah pantai dan sungai-sungai besar.
Semenanjung Korea
Zaman perunggu dimulai sekitar 1.000 SM. Pada masa ini peradaban sudah muncul. Sejumlah suku bangsa sudah bermunculan di berbagai daerah. Suku-suku bangsa tersebut pada akhirnya dipersatukan oleh dangun, putra tokoh mitologi Korea, Hwanin, yang dipercaya diturunkan dari surga, berdasarkan Samguk Yusa dan teks-teks kuno Korea abad pertengahan yang kemudian memimpinya pada tahun 2333 SM, yang merupakan Negara korea pertama yang disebut Gojoseon[1]. Dari mulai inilah sejarah korea yang panjang di mulai. Masyarakat Gojoseon adalah keturunan dari suku bangsa Altai yang bermigrasi ke Manchuria, daerah sebelah utara Sungai Yangtze (Cina) dan semenanjung Korea. Mereka adalah nenek moyang orang Korea yang pertama yang disebut dalam catatan sejarah.

Berkuasanya Tiga Kerajaan dan Gaya
Pernyatuan suku-suku oleh Dangun membawa dampak yang besar terhadap berkembangnya kerajaan-kerajaan di Korea. Negara Kota yang disatukan olehnya menjadi perserikatan. Perserikatan suku dengan dtruktur politik yang rumit. Akibatnya berkembanglah bermacam-macam kerajaan. Gogurye merupakan kerajaan yang pernah berdiri tahun 37 SM – 668 SM yang terletak disepanjang sungai Amnok gang (S. yalu). Kerajaan ini merupakan kerajaan pertama yang berkembang. Salah satu pengaruh terbesarnya adalah berhasil menaklukkan suku-suku tetangga mereka satu demi satu yang pada akhirnya mereka menduduki sebagian daerah cina di holong.
Kerajaan Baekje (18-660 SM) kerajaan ini pada awalnya adalah Negara kota yang terletak disebelah selatan sungai Hangang di daerah sekitar Seoul. Raja yang terkenal adalah Raja Geunchogo (346-379) kerajaan ini berkembang menjadi Negara kerajaan yang terpusat. Kerajaan Silla (957-939 SM) Kerajaan ini adalah kerajaan yang paling lemah dan terbelakang diantara kerajaan pada masa itu , terletak di ujung tenggara semenanjung korea. Namun, kerajaan ini lepas dari pengaruh Cina tapi Silla menjadi terbuka terhadap pengaruh yang bukan bersal dari Cina. Masyarakatnya memeluk agama Budha yang sudah maju dan berbagai tatanan kelas yang disebut Hwarang Gaya (42-562) kerajaan ini bermula sebagai macam konfederasi, yang dibentuk dari suku-suku yang berasal dari Sungai Nak Domggung yang menggabungkan diri.

Semenenjung Korea Pada Masa Silla dan Balhae yang Bersatu
Masa ini dimulai pada pertengahan abad ke VI, pada masa ini kerajaan Silla telah berhasil menaklukan Negara-negara kota dan kemudian menyatukannya dalam konfederasi. Berkat bantuan dari Dinasti Yang dari cina , silla berhasil menyatukan semenanjung Korea pada tahun 668 dan kemudian Silla berusaha menciptakan sebuah Negara ideal yang berlandaskan pada agama budha yang kemudian mencapai puncak kekuasaan dan kemakmuran pada  pertengahan abad ke -8, kemudian silla berhasil memukul mundur serangan-serangan pasukan Dinasti Tang yang berusaha menaklukkan Goyurgeo dan baekje sampai tahun 676.
      Pada tahun 698 masyarakat di utara korea yang sebelumnya yang menjadi Goyuryo ditengah selatan Manchuria, mendirikan yang bernama Balhae. Penduduknya merupakan bekas dari penduduk Goyuryeo dan sebagian besar penduduk Malgal. Kerajaan ini mendirikan sebuah system pemerintahan yang terpusat pada Ibukota Wilayah, yang meniru struktur administrative. Kerajaan Goyurgeo bahkan kebudayaannya lebih maju disbanding kerajaan Goyuryu, kerajaan ini mengalami puncak kejayaan pada paruh pertama bad ke -9 dengan mneguasai wilayah yang sangat luas yang meliputi sungai amur utara dan kaiyuan dibagian tengah, selatan Manchuria sampai ke barat Balhae yang berdiri sampai tahun 926 M, pernah menjalin hubungan diplomatikdengan turki dan Jepang, Kerajaan Balhae runtuh ditaklukkan oleh bangsa Khitan.

Korea Memasuki Masa Dinasti
Dinasti Goryoo (918-1392 M).
Dinasti Goryeo merupakan dinasti pertama di korea yang didirikan oleh Wang Geon, seorang jendral yang mengabdi pada Gingye, pangeran pemberontak dari kerajaan silla. Ibukota kerajaan di Sungak (kini Gaeseong), kemudian ia memproklamirkan tujuannya dan menamakan dinastinya yaitu Goryeo. Tujuan sebenarnya dari Wang Geon adalah ingin kembali mendapatkan wilayahnya yang hilang akan tetapi tidak berhasil dicapai. Meskipun demikian kebudayaannya mengalami kemajuan yang dibuktikan dengan di buatnya cheongja/seladon berwarna hijau-biru dan berkembangnya tradisi budha pada tahun 1230-an.
Sekitar periode itu juga, hasil kebudayaan korea paling terkenla adalah para pengrajin kayu korea telah menyelesaikan satu pekerjaan besar yaitu memahat seluruh kanon ajaran agama budha pada balok-balok kayu, yang berjumlah 80.000 buah yang kemudian dinamakan Tripitaka Koreana yang kemudian disimpan di kuil Haeinsa. Kemudian di tahun 1238, Goryo diserbu pasukan Mongol dan setelah mengalami perang hampir 30 tahun, dua pihak akhirnya melakukan perjanjian damai.

Dinsati Joseon[2] ( Dinasti Yi)
Pada tahun 1392, Yi Seong-gye dari Joseon mendirikan Dinasti Joseon setelah menumbangkan Goryo. Pada masa Pemerintahan Raja Taejo pusat kerajaan di pindahkan ke Hangseong( dulu Hanyang, kini Seoul ) dan membangun istana Gyeongbokgung. Pada awal pemerintahan dinasti Joseon sangat mendukung sekali ajaran konfusianisme untuk melawan pengaruh budha yang kuat pada masa dinasti sebelumnya.  Pada masa dinasti ini diperintah oleh sistem politik yan seimbang. Masyarakatnya sangat beroreintasi pada ajaran konfusianisme yang sanat menjunjung tinggi proses akademik, namun mereka meremehkan perdagangan dan industri manufaktur.
Raja Sejong
Pada masa pemerintahan Raja Sejong yang agung (r 1418-1450) bangsa korea menikmati puncak kejayaanya yaitu dengan berkembangnya kebudayaan dan kesenian yang sangat pesat. Hasil kebudayaannnya yang paling terkenal dan dinikmati oleh masyarakat korea sampai sekarang adalah huruf Hangul yaitu alfabet korea yang disebut juga Hunminjeangeom, sistem fenotik masyarakat yang tepat untuk mendidik masyarakat. Selain itu raja sejong juga mengembangkan dalam hal ilmu-ilmu astronominya.
Joseon memiliki keadaan ekonomi yang stabil dalam masa-masa damainya, terutama pada masa pemerintahan Raja Sejong yang Agung. Walau demikian, ekonomi Joseon juga pernah menderita banyak kelesuan selain karena serangan-serangan Jepang tahun 1592-1598, juga karena terbongkarnya skandal korupsi internal, suap dan juga pengenaan pajak yang tinggi.
Invansi jepang ke semanjung korea yang dipimpin oleh Toyotomi Hideyoshi dengan tujuan untuk membuka jalan ke cina. Akan tetapi tidak membuat korea tidak panik. Laksamana Yi Sun-Sin (1545- 1598) memimpin perlawanan melawan tersebut dan berhasil memukul mundur jepang yang berakibat terbunuhnya Hideyoshi. Perlawanan dilakukan dengan membuat dan mengerahkan geobukseon (kapal-kapal penyu) yang diercaya sebagi kapal pertama yang dilapisi besi.
Gerakan Silhak[3] pun dimunculkan pada awal abab 17 yang berguna untuk memperbaiki tatanan dalam negera yang ada didalamnya. Mereka sangat menganjurkan dilaksanakannya perbaikan-perbaikan dalam bidang pertanian dan industri, selain itu juga tatanan dalam Negara. Namun bagaimanapun juga, para bangsawan dari pemerintahan yang konservatif belum siap untuk melakukan perubahan yang sedrastis itu, setelah invasi jepang dan Manchuria, pada masa Pemerintahan Yeongjo dan jengjo memimpin korea pada suatu perubahab
Pada abad ke-19, Korea merupakan ”Kerajaan Pertapa,” yang bersikeras untuk tidak menuruti permintaan-permintaan dunia barat untuk membangun hubungan diplomatik dan perdagangan. Seiring berjalannya waktu, beberapa negara Asia dan Eropa yang memiliki ambisi-ambisi imperialistik bersaing satu dengan yang lain untuk meraih pengaruh atas Semenanjung Korea[4].
Pada awal tahun 1870-an, Jepang kembali berusaha merebut Korea yang berada dalam pengaruh Cina. Pada tahun 1895 Ratu Myeongseong dibunuh oleh mata-mata Jepang Pada tahun 1905, Jepang memakasa Korea untuk menandatangani Perjanjian Eulsa yang menjadikan Korea sebagai protektorat Jepang, lalu pada 1910 Jepang mulai menjajah Korea

Masa pendudukan Jepang dan masa setelah kemerdekaan.
Masa Pendudukan Jepang.
Pada tahun 1910 Jepang menduduki Korea dalam Perjanjian Aneksasi Jepang-Korea. Perjanjian ini dipakai oleh Jepang tanpa menghiraukan kemarahan rakyat Korea yang tidak menyetujui perjanjian yang tidak disahkan oleh Raja Kojong tersebut. Kemudian Korea oleh diduduki Jepang dengan bentuk kepemimpinan Gubernur Jenderal Korea sampai tahun 1945 ketika Jepang menyerah kepada tentara sekutu.
.           Perjuangan rakyat Korea terhadap penjajahan Jepang dimanifestasikan dalam Pergerakan 1 Maret dengan tanpa kekerasan. Pergerakan kemerdekaan Korea yang dilakukan Pemerintahan Provisional Republik Korea lebih banyak aktif di luar Korea seperti di Manchuria, Cina dan Siberia. Wafatnya Raja Kojong bulan Januari 1919 karena diracun oleh mata-mata Jepang membuat rakyat melakukan aksi protes secara damai di seluruh negeri pada tanggal 1 Maret 1919, peristiwa ini disebut Pergerakan 1 Maret. Dalam peristiwa ini tentara dan polisi Jepang membunuh hampir 7000 orang Korea.
Pemerintahan Provisional Republik Korea atau Pemerintahan sementara diresmikan di Shanghai, Cina setelah terjadinya pergerakan 1 Maret untuk memperjuangkan kemerdekaan Korea dengan di pempin oleh Kim Gu. Pemerintahan provisional dianggap sebagai pemerintahan de jure dari rakyat Korea dari tahun 1919 sampai 1948. Sentimen anti Jepang di Korea terus mencuat, seperti pada peristiwa protes mahasiswa di seluruh Korea pada bulan November 1929 yang membuat pengetatan peraturan militer tahun 1931. Setelah perang Sino-Jepang kembali meledak tahun 1937 dan 1945, Jepang melakukan upacara di kuil Shinto untuk membasmi rakyat Korea. Kurukulum sekolah dimodifikasi untuk menghilangkan pengajaran dalam bahasa Korea. Sekolah juga dilarang untuk mengajarkan murid-muridnya mengenai sejarah Korea. Orang Korea dipaksa untuk mengadopsi nama orang Jepang Dalam perang dunia ke II, banyak pula warga Korea yang dipaksa untuk menyokong usaha perang tentara Jepang.

Masa setelah kemerdekaan
Pada akhirnya kemerdekaan korea dapat diperoleh dari jepang setelah jepang kalah dari perang dunia II. Akan tetapi setelah kemerdakaan korea pecah menjadi dua negara akibat dampak dari perang dingin antara uni soviet dan amerika serikat pada tanggal 8 September 1945. dan Amerika Serikat menduduki zona bagian selatan semenanjung, sementara Uni Soviet mengambil alih daerah di atas garis 38 derajat lintang utara. Tanggal 12 Desember 1948, dengan resolusi 195 dalam sidang Majelis Umum PBB ke 3, PBB menyatakan bahwa Korea Selatan (Republic of Korea) adalah satu-satunya pemerintahan Korea yang sah. Kemudian terbentuklah Pemerintahan Korea selatan yang bernama Replubik of Korea dengan Syngham Ree sebagai presiden yang pertama. 
Korea Utara dan Korea Selatan
Pada bulan Juni 1950 Perang Korea pecah ketika pihak Korea Utara menyerbu Korea Selatan dengan melewati garis pararel 38 derajat, yang mengakhiri semua kemungkinan dan harapan akan reunifikasi kedua Korea. Pada akhirnya gencatan senjata pun ditanda tangani oleh kedua pihak untuk mengakhiri perang yang beralangsung selama 3 tahun tersebut pada juli 1953. setelah masa perang korea berakhir kedua korea saling membentuk kerjasam diberbagai bidang. Selama ini kedua korea telah mengadakan dua kali pertemuan tingkat tinggi.
Pembangunan ekonomi Korea yang berorientasi pada pertumbuhan dan didominasi oleh ekspor sejak tahun 1960-an terjadi begitu pesatnya sehingga Korea memperoleh julukan “Keajaiban di Sungai Hangang” pada tahun1970-an. Berikutnya, Seoul sukses menjadituan rumah Olimpiade ke-24 pada tahun 1988, dan Korea  bersama dengan Jepang menjadi tuan rumah pertandingan final sepakbola Piala Dunia FIFA 2002. Melalui peristiwa - peristiwa ini, Korea telah berhasil menunjukkan pada dunia warisan budayanya yang kaya dan kecintaannya akan seni, serta teknologinya yang modern. Pada tahun 1950-an Korea masuk dalam daftar negara-negara miskin. Kini, ekonomi Korea merupakan yang terbesar ke-13 di dunia, dan bangsa Korea semakin yakin akan mampu menjadi pemimpin ekonomi global di milenium yang baru ini.[5]
Kehebohan Warga Korea  Selatan saat Piala Dunia 2002
Pergelaran Piala Dunia 2002 yaitu kejuaraan sepak bola dunia yang diselenggarakan di Korea Selatan dan Jepang, merupakan pesta sejarah terbesar dalam Korea. Lewat dukungan suporter seluruh warga korea dan pemerintah korea selatan, Korea Selatan melawati beberapa pertandingan tim nasional korea selatan berhasil mengukir sejarah untuk pertama kalinya masuk semifinal. Selain itu Korea Selatan juga megukir sejarah sebagai tim asia pertama yang masuk semifinal[6].

DAFTAR RUJUKAN

Murphey, Rhoads. 1919. A history of asia. New York : Harper Collins publisher . inc
_______, 2008. Facts abut Korea, seoul : Korea Culture and information service ministry of culture, sprots and tourism( versi terjemahan).
_______, 1998.  kumpulan karangan : Para pemenang lomba penulisan esai 1998, korea yang saya kenal,___; Depdikbub RI Kedubes RI
http://world.kbs.co.kr/indonesian/korea/korea_history.htm 26 april 2009
http://id.wikipedia.org/wiki/Korea 26 april 2009 
http://www.korea.net/koreainfo/history. 26 april 2009
http://en.wikipedia.org/wiki/Korea 26 april 2009
http://www.migrantok.org/indonesia/viewtopic.php?t=417&sid=c2597054eb30ace190984927c6f839f4 26 April 2009


[1] Tanggal didirikanya Negara korea baru oleh Dangun yaitu yang dperkirakan jatuh 3 oktober 2333 SM ini dijadikan sebagai Hari Peringatan Nasional Berdirinya Korea( National Foundation Day)
[2] Dinasti joseon didirikan sebagai penghormatan terhadap Negara yang disebut korea pertama “Gojoseon”
[3]  Suatu sistem pembelajaran mengenai hal-hal praktis, memperoleh momentum yang cukup banyak di antara cendekiawan-pejabat yang berpikiran liberal sebagai alat untuk membangun suatu bangsa yang modern
[4]  Ibid hal ; 31
[5]  Ibib Hal ; 33
[6] Sebelumnya tim nasional Korea Utara masuk perempat final pada piala dunia 1966 di inggris.

1 komentar: